izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Kongres V PDIP Menekankan Pancasila sebagai Jiwa Bangsa – NagaBola.net
Fri. Oct 30th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kongres V PDIP Menekankan Pancasila sebagai Jiwa Bangsa

2 min read

??

JAKARTA – Kongres V PDIP dan seluruh rangkaiannya telah berakhir pada Minggu 11 Agustus 2019. Ada sejumlah keputusan penting yang dihasilkan. Di antaranya menetapkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum serta struktur lengkap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Periode 2019–2024.

Namun, ada hal penting lainnya yang ditekankan dari pelaksanaan Kongres V PDIP yakni menekankan pentingnya Pancasila sebagai ideologi bangsa yang dijabarkan dalam Trikarsa.

Pertama, Pancasila sebagai pedoman kehidupan, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Kedua, Pancasila sebagai pedoman perencanaan pembangunan di segala bidang kehidupan; baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, keamanan, maupun bidang lingkungan hidup dalam politik legislasi, politik anggaran, dan politik pengawasan.

Kongres V PDIP. (Foto: Abdul Rochim)

“Ketiga, Pancasila yang hidup dan menghidupi rakyat dalam bidang prioritas yakni sandang, pangan, papan, pendidikan, tenaga kerja dan jaminan sosial, infrastuktur dan lingkungan hidup, agama, kepercayaan, mental spiritual dan kebudayaan,” ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Senin (12/8/2019).

 

Ia mengatakan, semangat berkebudayaan Indonesia diangkat secara khusus dalam Kongres V PDIP.

“Sebab kesejatian politik terletak pada wajah kebudayaan. Dalam wajah kebudayaan ini politik menempatkan perjuangan kemanusiaan sebagai hal yang hakiki. Masyarakat adil dan makmur, bebas dari penjajahan, termasuk di ranah ekonomi, merupakan wujud dari nilai kemanusiaan,” paparnya.

Karakter masyarakat Indonesia yang sebenarnya, kata Hasto, adalah menjunjung tinggi kerukunan, sikap toleran, disiplin, dan kesetaraan warga negara yang merupakan cermin dari penghormatan nilai kemanusiaan.

“PDIP menempatkan kebudayaan sebagai esensi pokok nasionalisme yang berkepribadian Indonesia,” tuturnya.

Ketum Megawati Soekarnoputri di Kongres V PDIP. (Foto: PDIP)

Hasto yang kembali dipercaya sebagai sekjen mengatakan bahwa Indonesia harus berbangga dengan warisan kebudayaan Nusantara yang begitu berwarna, indah, penuh daya cipta, rasa, dan karsa.

 

“Lihatlah dari aspek yang sederhana, keanekaragaman makanan Nusantara dengan bumbu-bumbuan yang beraneka citarasa, terlengkap di dunia. Ini adalah capaian kebudayaan yang seharusnya diangkat dan menjadi wajah politik Indonesia. Maka, esensi pokok Kongres V PDIP adalah Pancasila dalam seluruh ruang ekspresi kebudayaan Indonesia,” pungkasnya.

Baca juga !