Sat. Aug 15th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Kemarahan Erdogan Bikin Media Sosial di Turki Kini dalam Pengontrolan

2 min read

Ankara –

Parlemen Turki baru saja mengesahkan RUU kontroversial yang akan memberikan pemerintah kontrol atas media sosial. RUU ini ternyata bermula dari kemarahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat keluargannya dihina.

Seperti dilansir AFP, Rabu (29/7/2020) kantor berita resmi Turki, Anadolu melaporkan bahwa di bawah undang-undang baru ini, raksasa media sosial seperti Facebook dan Twitter harus memastikan mereka memiliki perwakilan lokal di Turki.

Perusahaan media sosial juga harus mematuhi perintah pengadilan Turki atas penghapusan konten tertentu atau akan menghadapi denda berat.

RUU kontroversial ini diajukan oleh Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) dan mitra nasionalisnya, Partai Gerakan Nasionalis (MHP), yang memiliki mayoritas di parlemen, dan disahkan setelah perdebatan dimulai sejak hari Selasa (28/7) dan berlangsung hingga hari Rabu (29/7).

Para kritikus bersuara. Mereka mengkritik pengesahan RUU kontroversial ini.

“Kenapa sekarang?” Tanya Yaman Akdeniz, profesor di Universitas Bilgi Istanbul yang juga pakar hak siber. “Sementara platform media cetak dan siaran sudah di bawah kendali pemerintah, media sosial relatif bebas,” cetusnya.

Dia menyebut bahwa media sosial telah jadi ruang kebebasan berekspresi yang efektif.

“Media sosial telah menjadi salah satu dari sedikit ruang untuk berekspresi bebas dan efektif di Turki,” katanya kepada AFP.

Sementara itu, Human Rights Watch menyatakan keprihatinannya bahwa undang-undang itu akan memungkinkan pemerintah mengontrol media sosial, menghapus konten sesuka hati, dan secara sewenang-wenang menargetkan pengguna individu.

“Media sosial adalah garis hidup bagi banyak orang yang menggunakannya untuk mengakses berita, jadi undang-undang ini menandakan era gelap baru sensor online,” kata Tom Porteous, wakil direktur program di Human Rights Watch dalam pernyataannya.

Baca juga !