Mon. Oct 21st, 2019

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

IHSG Sesi Pagi Berbalik Melemah Saat Bursa Asia Berjatuhan

2 min read

JAKA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan tengah pekan, Rabu (9/10/2019) dibuka balik melemah ketika kemarin sempat mencetak penguatan. Pagi ini, IHSG berada pada zona merah dengan melemah sebanyak 9,14 poin atau setara 0,2% ke posisi 6.030.

Sebelumnya bursa saham Tanah Air pada perdagangan, Selasa (8/10) berakhir menanjak naik untuk menjaga tren positif sepanjang hari ini. Hingga akhir sesi, IHSG bertengger di level 6.039,60 dengan tambahan 39,02 poin atau setara 0,65%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia menjelang siang tercatat sebesar Rp942 miliar dengan 1,95 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp17,92 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp201,16 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp219,08 miliar. Tercatat 199 saham naik, 119 saham turun dan 124 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) naik Rp270 menjadi Rp1.495, saham PT PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) menguat Rp64 atau 24% ke Rp326 dan saham PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) melompat Rp50 menjadi Rp870.

Sementara itu saham-saham dalam jajaran top losers, yaitu PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menyusut Rp75 menjadi Rp6.750, saham PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) lebih rendah Rp75 atau 1,4% ke Rp5.125, dan saham PT Indofarma (Persero) Tbk. (INAF) turun Rp55 menjadi Rp1.215.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, pasar saham Asia kebanyakan lebih rendah pada Rabu pagi di tengah meningkatnya ketidakpastian atas negosiasi perdagangan tingkat tinggi antara AS dan China yang dimulai akhir pekan ini. Saham daratan China mengalami tekanan pada awal sesi, dimana Komposit Shanghai turun sekitar 0,5% dan Komposit Shenzhen juga tergelincir 0,587%.

Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong merosot 0,51% ketika saham di bursa dan kliring Hong Kong turun 1,12%. Indeks Nikkei Jepang tergelincir 0,9% sementara indeks Topix jatuh 0,65%. Bursa patokan Australia jatuh 0,79% karena sebagian besar sektor tersebut diperdagangkan lebih rendah. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang jatuh 0,5%. Sementara pasar di Korea Selatan ditutup pada hari Rabu karena liburan.