izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Hari Ini Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda Indonesia Diumumkan – NagaBola.net
Sat. Oct 31st, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Hari Ini Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Garuda Indonesia Diumumkan

2 min read

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan mengumumkan keputusan terkait laporan keuangan tahun 2018 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) pada hari ini, Jumat (28/6/2019).

Penyampaian hasil pemeriksaan laporan keuangan perusahaan pelat merah itu diagendakan pada pukul 10.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, dijadwalkan kehadiran Sekertaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto dan Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Fakhri Hilmi.

Selain itu, akan hadir juga pihak dari Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) Kemenkeu yakni Plt Kepala PPPK Adi Budiaso, Kepala Bidang Pembinaan Profesi Akuntansi Triyanto, Kepala Bidang Pemeriksaan Profesi Akuntansi Agus Suparto.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait pemerikasaan laporan keuangan Garuda Indonesia.

“Koordinasi telah dilakukan ya, dan tentunya ini akan tinggal diumumkan,” katanya ditemui di Gedung DPR, Kamis (27/6/2019) malam.

Meski demikian, Wimboh enggan mengungkapkan apakah ada kemungkinan rekomendasi untuk menyajikan ulang (restatement) laporan keuangan Garuda Indonesia untuk tahun buku 2018. “Tunggu saja (pengumumannya),” kata dia.

Untuk diketahui, laporan keuangan Garuda Indonesia tahun 2018 menuai polemik karena dianggap janggal setelah kerja sama dengan PT Mahata Aero Teknologi (Mahata) dibukukan sebagai pendapatan dalam laporan keuangan Garuda, padahal berbentuk piutang. Laporan itu dinilai tak sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK).

Menurut, mantan Komisaris Garuda Indonesia Dany Oskaria dan Komisaris Garuda Indonesia Chairal Tanjung yang pada saat itu menolak laporan keuangan tersebut, perusahaan berplat merah ini harusnya mencatatkan rugi senilai USD244,95 juta di tahun 2018.

Namun dalam laporan keuangan malah tercatat sepanjang tahun 2018 perusahaan mencetak laba bersih USD809,84 ribu, meningkat tajam dari tahun 2017 yang rugi USD216,58 juta. Adapun Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (Member of BDO Internasional) merupakan auditor pada laporan keuangan tersebut.