Mon. Oct 21st, 2019

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Harga Emas Antam Turun Jadi di Bawah Rp700 Ribu per Gram

2 min read

Jakarta,  Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam menetap di posisi Rp699 ribu per gram pada Rabu (10/7). Harga logam mulia tersebut turun tipis Rp1.000 dibanding Selasa (9/7). 

Senada, harga pembelian kembali (buyback) tak bergerak dari level Rp628 ribu per gram. Sebelumnya harga buyback melemah sebesar Rp1.000 per gram.

Emas batangan Antam dijual dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram. Harga emas per gram pun berbeda untuk setiap ukuran emas.

Berdasarkan situs logammulia.com, emas batangan Antam dengan ukuran 0,5 gram dijual dengan harga Rp374 ribu, sedangkan ukuran 1 gram dijual dengan harga Rp699 ribu. 

Lebih lanjut, emas dengan ukuran 2 gram dijual dengan harga Rp1,34 juta, 3 gram sebesar Rp1,99 juta, 5 gram sebesar Rp3,31 juta, dan 10 gram sebesar Rp6,56 juta. 

Sedangkan emas dengan ukuran 25 gram dijual dengan harga Rp16,3 juta, 50 gram dijual dengan harga Rp32,53 juta, dan 100 gram dijual dengan harga Rp65 juta. 

Lalu, emas dengan ukuran 250 gram dijual dengan harga Rp162,2 juta, 500 gram dijual dengan harga Rp324,3 juta, dan 1.000 gram dijual dengan harga Rp648,6 juta. 

Harga emas Antam tersebut termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Mengutip Reuters, harga emas global naik tipis pada Selasa (9/7) setelah jatuh ke level terendah dalam satu minggu terakhir. Investor memanfaatkan penurunan harga itu untuk memborong kembali logam mulia. 

Saat ini, investor mencermati pernyataan Gubernur Bank Sentral AS, Federal Reserve Jerome Powell tentang kebijakan moneter sebelum kongres dimulai. 

Harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi US$1.397,30 per ons. Sebelumnya, harga emas menyentuh US$1.386,11 yang merupakan posisi terendah sejak 2 Juli. Sementara itu, emas berjangka AS menetap di posisi US$1.400,05 per ons.