izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Hakim Tolak Gugatan Pilpres Trump, Iran Luncurkan Kapal Perang Baru – NagaBola.net
Tue. Dec 1st, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Hakim Tolak Gugatan Pilpres Trump, Iran Luncurkan Kapal Perang Baru

4 min read

Jakarta¬†–

Tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan Partai Republik mengalami kekalahan berturut-turut dalam gugatan hukum terkait pilpres AS yang diajukan di Arizona, Pennsylvania dan Georgia. Hakim negara bagian dan hakim federal di ketiga negara bagian itu baru saja menolak gugatan kubu Trump.

Seperti dilansir CNN, Jumat (20/11/2020), kekalahan kubu Trump di tiga negara bagian tersebut menjadi kekalahan terbaru dalam rentetan gugatan yang bertujuan mencegah kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden, sebelum Electoral College mengesahkannya sebagai Presiden AS selanjutnya.

Dalam gugatan di Arizona, hakim negara bagian John Hannah menolak permintaan yang diajukan Partai Republik Arizona agar audit lebih luas dilakukan terhadap suara yang diberikan pada Hari Pemilihan 3 November. Tim pengacara yang mewakili distrik-distrik di Arizona yang digugat hasilnya menyatakan bahwa permintaan itu berpotensi menunda pengesahan hasil pilpres di negara bagian itu.

 

Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Jumat (20/11/2020):

 

– Baru Ditunjuk Trump Jadi Wakil Menhan, Pejabat Pentagon Positif Corona

Seorang pejabat tinggi Pentagon dinyatakan positif virus Corona (COVID-19) beberapa hari setelah bertemu Menteri Pertahanan (Menhan) Lithuania, Raimundas Karoblis. Pejabat ini diketahui baru saja ditunjuk menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS) oleh Presiden Donald Trump, pekan lalu.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (20/11/2020), pejabat yang dimaksud bernama Anthony Tata yang kini menjabat Wakil Menhan AS untuk Urusan Kebijakan.

Juru bicara Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, Jonathan Hoffman, menuturkan bahwa Tata dinyatakan positif Corona pada Kamis (19/11) waktu setempat, setelah mengetahui bahwa Karoblis terinfeksi Corona.

Selain Tata, beberapa pejabat pertahanan senior AS lainnya, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Menhan AS, Christopher Miller dan Sekretaris Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara juga bertemu dengan Karoblis pada Jumat (13/11) lalu atau Senin (16/11) waktu setempat.

 

– Iran Luncurkan Kapal Perang yang Mampu Angkut Heli-Peluncur Rudal

Garda Revolusi Iran menambahkan sebuah kapal perang baru ke dalam armada lautnya di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat (AS). Kapal perang terbaru ini disebut memiliki kemampuan mengangkut helikopter tempur, peluncur rudal dan pesawat tak berawak atau drone

Seperti dilansir Reuters dan Associated Press, Jumat (20/11/2020), peluncuran kapal perang berskala kapal induk ini diumumkan oleh televisi nasional Iran dalam laporannya pada Kamis (19/11) waktu setempat. Kapal perang ini diberi nama Shahid Roudaki, yang diambil dari nama mendiang Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi Iran, Abdollah Roudaki.

“Sebuah kapal perang kelas berat, multiguna dan berkemampuan jarak jauh yang mampu membawa segala jenis pesawat tempur, drone, rudal dan sistem rudal,” klaim televisi nasional Iran soal kapal perang terbaru itu.

 

– Hakim Tolak Gugatan Pilpres Kubu Trump di Arizona-Pennsylvania-Georgia

Tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dan Partai Republik mengalami kekalahan berturut-turut dalam gugatan hukum terkait pilpres AS yang diajukan di Arizona, Pennsylvania dan Georgia. Hakim negara bagian dan hakim federal di ketiga negara bagian itu baru saja menolak gugatan kubu Trump.

Seperti dilansir CNN, Jumat (20/11/2020), kekalahan kubu Trump di tiga negara bagian tersebut menjadi kekalahan terbaru dalam rentetan gugatan yang bertujuan mencegah kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden, sebelum Electoral College mengesahkannya sebagai Presiden AS selanjutnya.

Dalam gugatan di Arizona, hakim negara bagian John Hannah menolak permintaan yang diajukan Partai Republik Arizona agar audit lebih luas dilakukan terhadap suara yang diberikan pada Hari Pemilihan 3 November. Tim pengacara yang mewakili distrik-distrik di Arizona yang digugat hasilnya menyatakan bahwa permintaan itu berpotensi menunda pengesahan hasil pilpres di negara bagian itu.

 

– Audit Pilpres di Georgia Kukuhkan Kemenangan Biden Atas Trump

Otoritas negara bagian Georgia di Amerika Serikat (AS) telah menyelesaikan audit surat suara terkait pilpres AS 2020 di wilayahnya. Hasilnya mengukuhkan kemenangan Joe Biden atas Presiden Donald Trump di negara bagian ini.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Jumat (20/11/2020), audit dilakukan di negara bagian Georgia setelah hasil tidak resmi menunjukkan Biden unggul atas Trump dengan selisih 14 ribu suara.

Sekretaris Negara Bagian Georgia, Brad Raffensperger, mengumumkan pada Kamis (19/11) malam waktu setempat bahwa proses audit surat suara yang dilakukan secara manual atau dengan tangan telah selesai dilakukan.

 

– Biden Sebut Trump Presiden Paling Tak Bertanggung Jawab dalam Sejarah AS

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, melontarkan kritikan tajam untuk Presiden Donald Trump terkait upayanya membalikkan hasil pilpres AS 2020. Biden menyebut Trump sebagai ‘presiden paling tidak bertanggung jawab dalam sejarah Amerika’.

Seperti dilansir Associated Press, Jumat (20/11/2020), kritikan itu dilontarkan Biden saat ditanya oleh wartawan soal upaya Trump mengundang para anggota parlemen negara bagian Michigan ke Gedung Putih, sebagai bagian dari upaya membalikkan hasil pilpres di negara bagian itu yang dimenangkan Biden.

“Apa yang dilakukan Presiden (Trump) sekarang sungguh, sungguh. Itu akan menjadi insiden lain di mana dia akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu presiden paling tidak bertanggung jawab dalam sejarah Amerika,” cetus Biden.

“Itu keluar dari, bahkan, tidak masuk dalam norma sama sekali. Ada pertanyaan apakah itu legal,” imbuhnya sembari menggelengkan kepalanya.

Baca juga !