Mon. Jun 1st, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Dolar AS Bergerak 2 Arah, Ini Pemicunya

1 min read

JAKARTA – Indeks dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa Pagi). Namun terhadap poundsterling dan yen Jepang, dolar justru menguat.

Mengutip halaman Xinhua, Selasa (14/1/2020), pertumbuhan ekonomi Inggris pada November 2019 melemah dan meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi sentimen positif bagi dolar.

Dolar AS terapresiasi hampir 0,5% terhadap poundsterling karena bank sentral Inggris memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk memotong suku bunga pada Januari 2020.

Ekonomi Inggris mencatat penurunan 0,3% pada November 2019 atau melemah dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara itu, Yen Jepang kehilangan sekitar 0,5% terhadap dolar AS pada hari Senin karena ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran mereda. Namun, euro, dolar Kanada dan franc Swiss menguat terhadap dolar AS.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama turun 0,02% menjadi 97,3470 pada pukul 3:00 malam.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1138 dari USD1,1123 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling turun menjadi USD1,2998 dari USD1,3063 pada sesi sebelumnya.

Dolar Australia turun menjadi USD0,6906 dari USD0,6911. Dolar AS membeli 109,91 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,52 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Dolar AS turun menjadi 0,9706 franc Swiss dari 0,9726 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3047 dolar Kanada dari 1,3058 dolar Kanada.