Mon. Jan 18th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Dirawat di ICU karena Virus Corona, PM Inggris Stabil dan Tetap Semangat

3 min read

London –

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson “tetap bersemangat” setelah sempat dirawat di unit perawatan intensif ICU, kata juru bicara perdana menteri.

Juru bicara perdana menteri mengatakan kondisi Johnson, 55, stabil semalam dan diberi oksigen namun bukan melalui ventilator.

Johnson dipindahkan ke ICU Senin (06/04) malam, setelah kondisinya dilaporkan memburuk.

Ia dirawat di rumah sakit pada Minggu malam, 10 hari setelah dirinya dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dalam beberapa hari ini PM Johnson menunjukkan gejala seperti batuk dan suhu badan tinggi.

Pada hari Senin (06/04) ia mengeluarkan pesan di Twitter bahwa “kondisinya baik”.

 

Pihak Istana Buckingham mengatakan bahwa Ratu Elizabeth telah mendapat informasi dan akan terus menerima penjelasan tentang kondisi PM Johnson.

Menteri Luar Negeri, Dominic Raab, yang untuk sementara menjalan tugas-tugas Johnson, dalam pernyataan di televisi mengatakan PM Johnson mendapatkan “perawatan terbaik” di St Thomas’ Hospital di London.

Menteri Keuangan Rishi Sunak mengatakan ia mendoakan untuk PM Johnson dan tunangannya yang sedang hamil, Carrie Symonds.

Pemimpin partai oposisi, Partai Buruh, Sir Keir Starmer, menggambarkan sebagai “berita yang sangat menyedihkan”.

Ia mengatakan “seluruh Inggris mendoakan kesembuhan perdana menteri”.

Perkembangan ini terjadi ketika angka kematian di Inggris mencapai 5.373, naik 439 dalam satu hari.

Kementerian Kesehatan mengatakan kasus positif virus corona setidaknya 51.608.

Kondisi PM sejauh ini

PM Johnson

Reuters

Wartawan kesehatan dan sains BBC, James Gallagher, mengatakan perkembangan bahwa PM dipindahkan ke ruang perawatan intensif menunjukkan tingkat keparahan yang dideritanya.

Tidak diketahui secara persis rincian kondisi kesehatan PM Johnson, namun ia sadar dan tidak menggunakan ventilator.

Memang, tidak semua pasien di ruang perawatan intensif memakai ventilator, namun sekitar dua pertiga dari semua pasien virus corona harus dibantu dengan alat ini dalam 24 jam.

Penyakit ini menyerang paru-paru dan bisa menyebabkan pneumonia serta kesulitan bernapas.

Kondisi ini membuat tubuh sulit memompakan oksigen dalam jumlah yang cukup ke darah dan ke organ-organ penting.

Inilah yang menjadi perhatian utama tim medis, selagi sistem kekebalan tubuhnya memerangi virus.

Apa reaksi Presiden Trump atas kondisi Boris Johnson?

Ketika Johnson dibawa ke rumah sakit, Presiden AS Donald Trump, mengatakan dirinya mengirimkan “harapan baik bangsa kita” untuk Boris Johnson saat “ia memerangi virus”.

“Semua rakyat AS berdoa untuknya. Dia adalah teman baik saya, pria baik dan pemimpin hebat,” kata Trump, seraya menambahkan dia yakin bahwa sang perdana menteri dalam kondisi baik-baik saja, karena dia adalah “orang yang kuat”.

Boris Johnson telah bekerja dari rumah sejak diumumkan bahwa dia positif terinfeksi virus corona pada 27 Maret lalu.

Johnson terakhir terlihat di depan umum pada Kamis malam (26/03), saat memuji para petugas Badan Kesehatan Nasional Inggris, NHS (National Health Service), dan saat memimpin rapat membahas virus melalui teleconference, pada Jumat pagi.

Demikian pula pada hari yang sama, perdana menteri mengunggah video di akun Twitternya, dengan mengatakan bahwa dia masih menunjukkan gejala ringan.

“Jadi sesuai kebijakan pemerintah, saya harus melanjutkan isolasi diri saya sampai gejala itu sendiri hilang,” katanya.

“Tapi kami terus bekerja sepanjang waktu untuk mengalahkan virus.”

Siapa yang akan gantikan Boris Johnson jika berhalangan?

Pada Sabtu, tunangannya Carrie Symonds, yang tengah hamil beberapa bulan, mengatakan dalam Twitternya bahwa dia menghabiskan waktunya selama sepekan di tempat tidur, karena menunjukkan adanya gejala.

Dia mengatakan bahwa dirinya belum mengikuti tes apakah terpapar virus corona atau tidak.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Matt Hancock juga dinyatakan positif terkena virus corona dan pada Kamis lalu mulai beraktivitas seperti biasa, dengan ditandai memimpin sebuah jumpa pers harian.

Pada bulan lalu, juru bicara perdana menteri mengatakan apabila perdana menteri dalam kondisi tidak sehat dan tidak dapat bekerja, maka Menteri Luar Negeri Dominic Raab akan menggantinya untuk sementara.

Kabar Boris Johnson dilarikan ke rumah sakit muncul tidak lama setelah Ratu Elizabeth menyampaikan pidato bagi warga Inggris dan Persemakmuran, yang isinya bahwa Inggris “akan mampu mengatasi pandemi virus corona”.

Baca juga !