izmir escort alsancak escort izmir rus escort bornova escort buca escort escort izmir cratosslot baymavi vdcasino asyabahis tipobet Ceceran Limbah Minyak Masih Terus Berdatangan di Kepulauan Seribu – NagaBola.net
Mon. Oct 26th, 2020

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Ceceran Limbah Minyak Masih Terus Berdatangan di Kepulauan Seribu

2 min read

Ceceran limbah minyak atau pek masih terus berdatangan ke wilayah laut hingga darat di Kepulauan Seribu. Pek tersebut berasal dari tumpahan minyak di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan, petugas terus membersihkan pek yang berdatangan. Menurutnya penyebabnya karena pek terbawa arus laut hingga sampai ke Kepulauan Seribu.

“Datang lagi kan dia (pek) dibawa ombak. Dibawa arus air. Ini dibersihkan, datang lagi, kita bersihkan lagi,” ujar Husen saat dihubungi, Kamis (1/8/2019).

Pemda Kepulauan Seribu disebutnya mengerahkan 78 orang petugas yang terdiri dari PPSU dan PJLP LH. Sementara dari pihak Pertamina membersihkan laut menggunakan dua unit kapal.

“Ada 78 orang yang bekerja. 60 PPSU, 18 orang PJLP LH. Itu petugas dari kita,” kata Husen.

Meskipun penyebabnya adalah kebocoran saat pengeboran minyak dari Pertamina, Husen tidak menyalahkan perusahaan minyak BUMN itu. Ia menganggap hal itu adalah kecelakaan dan Pertamina mau bertanggung jawab.

“Dari pihak pertamina sendiri kan sudah bersama-sama kita membersihkan di Pulau Seribu,” ujar dia.

Sebelumnya, limbah minyak atau pek yang tumpah dari kawasan laut Jawa Barat menyebar ke berbagai lokasi. Tumpahannya bahkan mencapai kawasan Kepulauan Seribu.

Kepala Seksi Penanganan Pengaduan dan Sengketa Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Rusliyanto mengatakan kejadian kebocoran minyak dan gelembung gas di sekitar anjungan lepas pantai YYA, blok Minyak dan Gas Offshore North West Java (ONWJ) PT Pertamina terjadi sejak hari Kamis, (18/7/2019).

Lokasi rincinya berada di sekitar 2 kilometer dari Pantai Utara Jawa, Karawang, Jawa Barat, pada titik koordinat 06° 05′ 864″ LS 107° 37′ 463″ BT.

“Ditemukan adanya minyak yang bocor (oil spill) ke Laut, namun untuk jumlahnya sampai saat ini masih belum bisa diperkirakan,” ujar Rusliyanto saat dihubungi, Selasa (30/7/2019).

Baca juga !