Wed. Jan 20th, 2021

NagaBola.net

informasi Berita Bola 24 Jam

Belum Selamati Biden, Presiden Brasil Sebut Ada Kecurangan di Pilpres AS

2 min read

Brasilia –

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang dijuluki ‘Trump dari Tropis’ mengomentari pilpres Amerika Serikat (AS) tahun ini yang disebutnya ada kecurangan di dalamnya. Bolsonaro menegaskan dirinya akan menunggu sedikit lebih lama sebelum mengakui kemenangan Presiden terpilih AS, Joe Biden.

Seperti dilansir Associated Press dan Reuters, Senin (30/11/2020), komentar itu disampaikan Bolsonaro saat berbicara kepada wartawan usai memberikan suara dalam pemilu daerah di Rio de Janeiro pada Minggu (29/11) waktu setempat.

Tuduhan yang dilontarkan Bolsonaro serupa dengan tuduhan yang sebelumnya dilontarkan Presiden Donald Trump tanpa bukti konkret.

“Saya memiliki sumber informasi saya bahwa memang ada banyak kecurangan di sana,” sebut Bolsonaro merujuk pada pilpres AS yang digelar 3 November lalu.

“Apakah itu cukup untuk mengubah hasilnya, saya tidak tahu,” imbuhnya.

Saat ditanya lebih lanjut apakah dirinya akan mengakui kemenangan Biden, Bolsonaro menjawab: “Saya akan menunggu sedikit lagi.”

Dia juga mengungkapkan keraguannya soal sistem pemungutan suara elektronik di Brasil saat ini, yang menurutnya rentan terhadap kecurangan. Bolsonaro mendesak negaranya untuk kembali ke sistem pemungutan suara kertas untuk pilpres 2022 mendatang,

Gaya kepemimpinan Bolsonaro selalu membuatnya disamakan dengan Trump. Bolsonaro sendiri menyambut baik julukannya sebagai ‘Trump dari Tropis’. Kedua pemimpin juga memiliki kesamaan lain, yakni sama-sama pernah terinfeksi virus Corona (COVID-19) dan selalu meremehkan bahaya virus mematikan ini.

Baik AS maupun Brasil sama-sama menempati peringkat atas dunia untuk total kasus dan kematian akibat Corona.

Bolsonaro bersama Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador, menjadi dua kepala negara langka yang belum mengakui kemenangan Biden dalam pilpres AS. Hasil proyeksi media terkemuka AS menunjukkan Biden menang dengan 306 electoral votes atas Trump yang meraup 232 electoral votes.

Baca juga !